Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Kunci Sukses Koorporasi Bertahan di Tengah Arus Perubahan

lorengntb.com

Lorengbali.com, Kuta – Dalam dunia industri, inovasi adalah kunci bagi koorporasi untuk terus bertahan dengan perkembangan zaman. Setidaknya hal itu yang disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) PT Visi Media Asia, Anindya Novyan Bakrie pada acara Creativepreneur Corner di The Stones Hotel, Legian, Bali.

Ia menjelaskan perjalanan karirnya mengelola bisnis di bidang teknologi, media dan telekomunikasi. “Selama 18 tahun saya fokus di bidang itu. Baru satu tahun belakangan saya fokus mengurusi holding group,” kata Anindya.

Kepada seribu peserta yang hadir, Anindya optimistis bisa membawa perusahaan genap usia seratus tahun. “Insya Allah saya bisa membawa (perusahaan) ke seratus tahun,” ucapnya optimistis.

Diakuinya, industri di tengah era digitalisasi tak terlalu ngetren dibanding yang lainnya. Untuk itu, ia berinovasi agar industrialisasi tetap diminati meski kondisi zaman telah berubah. “Saya berfikir membuat revolusi industri satu sampai empat secara bersamaan.

Pada saat yang sama, ia menilai entrepreneur tak melulu harus dimulai dengan modal besar. “Mungkin kalian pernah mendengar istilah modal dengkul? Menurut saya itu fair banget. Definisi entreprnuership menurut saya adalah the furusit of opportunity beyond the resources we have under our control. Mencapai sesuatu di luar sumberdaya. Modal bukan hanya uang, tapi juga ilmu, jaringan, pengalaman dan lainnya. Sehingga, saya ingin memastikan menjadi bagian dari kegiatan ini,” papar dia.

Untuk terus beradaptasi dengan situasi yang cepat berubah, Anindya menilai inovasi adalah jawabannya. “Kita terus berfikir inovasi. Saya berfikir bagaimana caranya konglomerat ini bisa terus berinovasi. Buat kultur yang baik dan bagus ke depannya. Teknologi memang bisa membantu, tapi detailnya tidak dapat kalau karyawan banyak. Tapi semua itu kuncinya lead on the top. Harus ada perubahan,” ucap Anindya.

Anindya menyadari dalam dunia usaha, tak semuanya bisa kita saingi. Untuk itu, ia berpesan kepada milenial yang hadir yang ingin memulai usaha agar memberikan nuansa berbeda dari produk yang dimilikinya. “Semua orang mesti menemukan warnanya sendiri. Buat teman-teman yang baru memulai, kalian bisa berakselerasi yang perusahaan besar tak bisa melakukannya. Ini yang mesti dimanfaatkan. Untuk inovasi, kita tidak bisa bersaing di seluruhnya. Lebih baik kita berkolaborasi,” jelasnya.

Ia menceritakan inovasi yang dilakukannya di perusahaannya. Menurutnya, generasi pertama di perusahaannya fokus pada infrastruktur dan manufaktur. Generasi kedua fokus pada mineral dan bisnis lainnya. “Generasi ketiga, yakni saya, fokus ke teknologi informasi. Saya diberi pesan agar setiap generasi jangan cuma bergantung pada generasi sebelumnya. Tak ada nilai tambahnya. Setiap generasi mesti ada sesuatu yang baru,” papar Anindya. (ban/bob)


TAGS :

Komentar